28 Agustus 2019
Jalin Sinergitas, HIPMI Cilegon Dukung Langkah Silmy Karim Benahi Krakatau Steel

JAKARTA - Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cilegon menyatakan mendukung langkah-langkah perbaikan dan kebijakan yang dilakukan oleh manajemen PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, untuk mengangkat perusahaan BUMN tersebut kembali jadi kebanggaan nasional.

Hal ini disampaikan Ketua BPC HIPMI Kota Cilegon, Ahmad Suhandi, didampingi oleh Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Banten Dedi Muhdi, dan Dewan Kehormatan, Pembina, serta jajaran pengurus BPC HIPMI Cilegon saat menggelar pertemuan dengan Direktur Utama PT Krakatau Steel (KS), Silmy Karim, di Wisma Baja Jakarta, Kamis (8/8/2019) pagi.

Ahmad Suhandi menegaskan bahwa pihaknya akan mendukung langkah-langkah dan kebijakan-kebijakan yang akan diambil Dirut PT Krakatau Steel, agar keluar dari krisis yang sedang menimpa.

Andi juga mengatakan, pihaknya percaya dan menaruh harapan besar terhadap sosok Silmy Karim untuk mengembalikan kejayaan perusahaan BUMN tersebut.

"Saya mendukung langkah dan kebijakan Silmy Karim membenahi KS. Bang Silmy sosok yang berpengalaman mengelola perusahaan BUMN, kami yakin KS dapat dibenahi oleh beliau," ucap Andi.

Ia menilai bahwa krisis yang dialami PT Krakatau Steel terjadi karena sejumlah faktor, diantaranya maraknya baja import, serta munculnya pabrik-pabrik baja baru di Indonesia, disamping adanya masalah internal di tubuh perusahaan BUMN itu sendiri.

"Munculnya pabrik baja baru di Indonesia pasti turut mempengaruhi perjalanan lambat KS. Maraknya baja import, persaingan yang semakin kompetitif dan masalah di internal KS sendiri, kami menduga ini semua jadi alasan besar KS mengalami kerugian dan menumpuk hutang," jelas Andi.

Untuk itu, Andi pun berharap bahwa kebijakan Silmy Karim soal Restrukturisasi ini, benar-benar bisa menjadi solusi bagi Krakatau Steel. Namun HIPMI juga meminta Pemerintah baik tingkat kota hingga tingkat pusat, mau mendukung dan menghadirkan solusi terbaik, mengatasi dampak dari Restrukturisasi ini, yang menyebabkan hilangnya pekerjaan bagi para buruh.

"Semoga beliau (Silmy Karim) cepat mengambil langkah konkrit agar KS pulih. Dan pekerja-pekerja Cilegon yang terkena dampak bisa kembali bekerja. Ini semua harus jadi perhatian serius pemerintah, negara harus hadir mencarikan solusi atas permasalahan ini," harapnya.

Sementara, Direktur Utama PT Krakatau Steel, Silmy Karim pun menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasinya terhadap HIPMI atas dukungan yang diberikan kepada pihaknya untuk memulihkan PT Krakatau Steel.

"Support dari masyarakat sangat kita butuhkan, sehingga KS bisa baik dan sehat kembali," ucap Silmy dalam kesempatan tersebut.

Diakui Silmy, kendati masih banyak persoalan yang dihadapi dalam upaya memperbaiki kondisi PT Krakatau Steel, salah satunya dengan tidak menambah beban hutang. Silmy pun berjanji akan membenahi persoalan-persoalan yang terjadi di internal PT Krakatau Steel.

"Saat ini memang PR kita masih banyak. Tapi sejak awal tahun ini PT KS sudah tidak menambah hutang. Ini awal, selanjutnya kita akan benahi internal, banyak sekali yang harus kita perbaiki," ungkapnya.

Untuk diketahui, PT Krakatau Steel mengalami krisis dalam beberapa tahun belakang. Pada kuartal III-2018 saja, PT Krakatau Steel mengalami kerugian hingga mencapai US$ 37 juta. Hal tersebut yang membuat pihak PT Krakatau Steel mengambil kebijakan Restrukturisasi yang berdampak pada PHK ribuan pekerjanya, yang kemudian hal itu menjadi polemik di masyarakat. (*)

 Dilihat : 8645 kali