28 Agustus 2019
Berbagai Dinamika, Mahasiswa Di Kota Cilegon Inginkan Krakatau Steel Bangkit.

Cilegon - Organisasi kemahasiswaan di Kota Cilegon dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Cilegon, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Cilegon, Himpunan Mahasiawa Islam (HMI) Cabang Cilegon, Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Cilegon menilai berbagai pandangan terhadap PT. Krakatau Steel (KS) (Persero) Tbk, Jumat (8/9/2019).

Ketua PD KAMMI Kota Cilegon Ammar Abudzar mengatakan, bahwa PD KAMMI Kota Cilegon sepakat dan mendukung pemerintah untuk menguatkan BUMN ini, sehingga BMUN memiliki power dan kebermanfaatan untuk masyarakat sekitar karena tagline BUMN adalah BUMN hadir untuk negeri dan Krakatau Steel sebagai BUMN.

"Yang saya ketahui krakatau Steel setiap tahun mengalami kerugian, kalau setiap tahun mengalami kerugian kebermanfaatan apa yang diberikan kepada masyarakat. Karena perusahaan mengalami kerugian internal mereka pasti memikirkan bagaimana mengalami keuntungan dan bagimana menutupi gaji karyawan dan masyarakat belum terpegang dengan baik," Jelasnya.

Dia berharap kepada direktur utama Krakatau Steel dapat mengambil kebijakan yang sebijak-bijaknya dan tidak merugikan masyarakat Cilegon khusus nya dan terbaik untuk krakatau Steel itu sendiri.

"Pada intinya masih mendukung krakatau Steel tetap ada, karena baja sebagai kekuatan nasional. Kalau BUMN sendiri tidak memegang baja mungkin swasta-swasta yang memegang baja bisa jadi baja Tiongkok yang masuk," harapnya.

Sementara itu, Ketua DPC GMNI Kota Cilegon Syaihul Ihsan menjelaskan, presiden Soekarno pernah mengatakan bahwa Produksi Ekonomi adalah perutnya negara, Sebagai induknya industri, maka peranan industri baja adalah memberi dasar bagi perkembangan dan pembangunan jenis-jenis industri yang lain di Kota Cilegon dan banyak di rasakan manfaatnya buat masyarakat Kota Cilegon, serta keberadaannya yang menjadi tonggak perubahan mengakibatkan Cilegon menjadi Kota dengan ratusan Industri sehingga berdampak pada peningkatan kondisi sosial dan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

"Indikator peningkatan kondisi ekonomi masyarakat dapat dilihat dari peningkatan pendapatan masyarakat yang disebabkan adanya peningkatan penyerapan tenaga kerja Industri Industri Hilir dan terbukanya peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat lokal, sehingga Krakatau Steel dirasakan berdampak kepada meningkatnya kesejahteraan dan kualitas hidup," tambahnya.

Terlebih menurutnya salah satu indikator kuat dan tidaknya perekonomian dalam suatu negara di dunia pada saat ini dan ke depan perlu dilihat dari kekuatan dan kekokohan dari struktur dan kinerja industri besi dan baja yang dimiliki oleh suatu negara yang bersangkutan.

"Krakatau Steel sebagai pabrik Hulu perlu ada penguatan peranan dari Negara sehingga Krakatau Steel kembali sehat dan pabrik baja yang kita banggakan ini mampu berdaya saing, peran Negara inilah yang menjadi instrumen yang merepresentasikan Negara dalam sejumlah urusan termasuk Negara harus berperan dalam penguatan Industri pada sektor baja nasional yang menyangkut hajat hidup orang banyak," Jelas Syaihul Ihsan Ketua DPC GMNI Kota Cilegon.

Sementara itu Ketua HMI Cabang Cilegon Riyan Hidayat mengatakan, KS ini kebanyakan mudhorotnya untuk masyarakat Cilegon, kita sempat mengkaji bahwa dalam pandangannya sengaja KS ini dibuat bangkrut yang nantinya akan dibeli asing, jika BUMN ini tidak bisa direvitalisasi dan diperbaiki lebih baik ditutup saja.

"Pada prinsipnya semoga KS harus kembali Jaya lagi karena mengingat KS ini dulu menjadi pabrik baja terbesar di asia Tenggara. Dengan rencana restrukturisasi harusnya ada solusi untuk buruh nya dan ada jalan tengah nya," harapnya.

Semenyara itu, Ketua umum IMC Rizki Putra Sandika menjelaskan Histori perjalanan KS ini dari trikora ini luar biasa, saya rasa krakatau Steel harus dipertahankan namun banyak hal yang harus diperbaiki, karena memang dari bagaimana kebijakan pemerintah pusat persoalan baja lalu bagaimana ditubuh BUMN dan ditubuh krakatau Steel itu sendiri yang memang harus banyak dirubah.

Berbicara harus dipertahankan memang harus dipertahankan, namun memang kondisi hari ini ks ini dikendalikan oleh orang yang salah, maka dengan hari ini kondisi nya sangat dilematis dimana ks bangkrut disisi lain harus banyaknya mengorbankan ribuan karyawan, disisiain juga bagaimana dengan nasib ribuan karyawan ini juga.

Sejauh ini kalau dirasakan merata memang belum merata dengan adanya krakatau Steel buktinya banyak pengangguran dan susah masuk kerja ke krakatau Steel masyarakat Cilegon, tetapi saya tidak sepenuhnya menyalahkan krakatau Steel disini harusnya ada peran pemerintah bagaimana adanya disnaker ini harusnya membina bagaimana masyarakat cilegon ini berkualitas tetapi sejauh ini tidak ada.

Harapan saya, ditubuh krakatau Steel harus ada perbaikan meskipun pak Silmy Karim yang pernah berhasil memimpin pindad tetapi untuk hari ini memimpin krakatau Steel belum berhasil, yang pertama untuk bagaimana KS ini bisa menopang bangsa ini sebagai bumn, harus merubah dulu diinternal ks nya dan bagaimana kebijakan-kebijakan dinasional ekspor impor soal tentang baja, kebijakan mendagri dan banyak kebijakan yang memang mempermudah asing dan menyebabkan baja ks tidak digunakan.

"Kalau berbicara pembangunan harus nya KS tidak merugi karena memang infrastruktur ini sedang dibangun dimana-mana, yang seharusnya melibatkan KS," ungkap Rizki.

Selanjutnya Ketua PC PMII Kota Cilegon Edi Djunaedi mengatakan berbicara krakatau Steel ini sedang bangkrut memang sedang bangkrut, dikarenakan dari tahun 2012 itu selalu mengalami defisit dan tidak adanya keuntungan yang memenuhi biaya-biaya produksi yang ada. Ketika Hadirnya Silmy Karim yang selama 8 bulan ini, bahwa hadirnya Silmy Karim kalau ditinjau dari sisi Manajemen ini kan baik, karena dia mengurangi atau mengefisiensikan biaya produksi dengan cara tidak memperpanjang kontrak terhadap vendor-vendor.

"Efek dari tidak memperpanjang kontrak terhadap vendor, maka efek ya ini keburuh. Harapan saya ditinjau kembali, mungkin ada langkah-langkah yang lain, yang kira-kira tidak terlalu mengorbankan buruh. Jika tidak diperpanjang kontrak nya buruh ini mau bekerja dan makan apa," paparnya.

Dirinya mendukung proses restrukturisasi tetapi menurutnya jangan langsung memecat buruh semuanya ini kan yang menjadi korban buruh, tetapi secara perlahan. Ada hal-hal lain yang bisa menekan atau mengurangi biaya produksi, tetapi bagaimana proses penekanan biaya produksi ini tidak berefek ataupun efek ya tidak terlalu kepada buruh.

"Harapan saya juga ada satu hal dari pada pemerintah kota Cilegon sebagai bapak kandung untuk warganya terkhusus untuk buruh. Jangan sampai persoalan ini hanya di bebankan kepada krakatau Steel, bahwa seharusnya ada keterlibatan pemerintah sebagai institusi yang melindungi segenap masyarakat," ungkapnya.

Edi Djunaedi juga mengatakan Keberadaan Krakatau Steel ini jelas bermanfaat baik untuk pemerintah Cilegon ataupun untuk masyarakat nya, bahwa investasi atau pertumbuhan ekonomi di kota Cilegon itu didobrak oleh krakatau Steel. Tetapi kerugian ya banyak hadirnya krakatau Steel ini, terkhusus kerugian moral. Bahwa hari ini banyak bergeser moral, berbanding lurus dengan keberadaan salah satu industri. Yang memulai Cilegon sebagai kota industri adalah krakatau Steel.

"Manfaat krakatau Steel adalah banyak nya warga kota Cilegon mencari nafkah dari krakatau Steel dan banyak nya kantor-kantor dinas berdiri diatas tanah krakatau Steel. Kalau misalkan pemerintah kota Cilegon beranggapan tidak ada manfaat itu adalah sebuah kekeliruan," jelasnya.

Dia juga berharap Krakatau Steel harus dipertahankan karena bagaimaba nasib kantor-kantor dinas yang berdiri di tanah krakatau steel.

 Dilihat : 2311 kali