02 April 2018
Kinerja PT Krakatau Steel Tbk - Membidik Penjualan Jangka Panjang

Jakarta. PT Krakatau Steel Tbk optimis, kinerja bisnis tahun ini bakal membaik. Emiten berkode saham KRAS di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini menargetkan peningkatan penjualan 40% dibandingkan tahun lalu.

Salah satu cara menggenjot volume penjualan lewat perjanjian pasokan jangka panjang atau long term supply dengan pelanggan-pelanggan potensial. Baik ke perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sekadar catatan, tahun lalu volume penjualan Krakatau Steel untuk memenuhi permintaan BUMN sekitar 30% dan sisanya ke perusahaan swasta. “Tentunya Krakatau Steel siap menyediakan baja bagi sesame BUMN, sehingga baja akan terusmeningkat,” kata Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, Direktur Utama Krakatau Steel kepada KONTAN, Minggu (1/4).

Menurut Wigrantoro, kerjasama lewat perjanjian pasokan jangka panjang ini dianggap lebih menjamin kepastian bisnis. Terutama ke perusahaan swasta yang bergerak di sektor industri hilir yang secara rutin memerlukan baja sebagai bahan baku. Seperti pipa baja, pabrik baja lapis seng, pabrik galvalu dan coil center.

Beberapa perusahaan BUMN yang memilih menjalankan skema LSTA ini contohnya dengan PT Pertamina untuk memasok cold rolled steel sheet (besi plat putih) ke pabrik drum aspal di Gresik dan Cilacap. Kerjasama lain yang sedang dipersiapkan adalah dengan BUMN Karya dalam penyediaan baja untuk proyek-proyek konstruksi.

Selain itu, untuk meningkatkan pendapatan, Krakatau Steel terus meningkatkan efisiensi biaya operasi. Perusahaan ini juga memacu kinerja anak perusahaan, menjaga fasilitas produksi, menyelesaikan proyek tepat waktu, menjaga likuiditas, serta menurunkan beban keuangan perusahaan ini.

Sumber : Koran Kontan (2/4)

 Dilihat : 21492 kali