21 Maret 2018
KRAS Bidik Kenaikan 30%

Cilegon – PT Krakatau Steel (Perserp) Tbk. membidik pertumbuhan pendapatan 30% sejalan dengan proyeksi harga baja yang masih berada dalam tren positif pada tahun ini.

Direktur keuangan Krakatau Steel Tambok Setiawati menjelaskan bahwa perseroan akan mengoptimalkan momentum kenaikan harga baja. Langkah yang ditempuh yakni dengan meningkatkan kapasitas produksi yang diharapkan berunjung kepada meningkatnya penjualan tahun ini.

Dari situ, Tambok mengatakan perseroan membidik pendapatan tumbuh 30% dari raihan pada 2017 sebesar US$1,44 miliah menjadi US$1,87 miliar. Apabila target itu tercapai, emiten berkode saham KRAS tersebut berpotensi mengantongi laba bersih US$24 juta pada 2018.

Sejalan dengan meningkatkan volume produksi, sambungnya, KRAS juga tengan berencana mencari sumber pendaan alternatif. Meski dept to equity ratio (DER) persoalan masih di level 1,1 kali, perseroan tetap menjaci sumber pendanaan yang yang paling efisien.

“Kami ingin mendapatkan pendanaan dengan murah. Bererapa instrument seperti obligasi domestik dan global tengah kami kaji termasuk rights issue,” ujarnya di Cilegon, Selasa (20/3).

Di sisi lain, Tambok mendorong agar anak usaha serta entitas afiliasi dapat meingkatkan kinerja 2018. Pasalnya, entitas efiliasi masih menyumbangkan kerugian US$40 juta pada periode 2017.

Dia menambahkan bahwa perseroan menggenjot kontribusi pendapatan dari divisi usaha non baja. Tahun lalu, kontribusi ini bisnis tersebut mencapai 20%

sumber : Bisnis Indonesia, 21 Maret 2018

 Dilihat : 34420 kali