21 November 2017
KTI Beri Bantuan Arsinum untuk Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara

SOLUSI KEBUTUHAN AIR MINUM HIGIENIS

Salah satu permasalahan di Provinsi Banten adalah ketersediaan air bersih yang semakin berkurang. Sumber-sumber air, baik air pemukaan maupun air tanah, semakin menipis dan juga kualitasnya dipengaruhi oleh kondisi lingkungan.

Kondisi itu mendorong PT Krakatau Tirta Industri (KTI) untuk memberikan bantuan instalasi Air Siap Minum (Arsinum) sebanyak dua unit kepada Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara (Penata), Kabupaten Serang yang ditempatkan di asrama putra dan asrama putri, Minggu (19/11).

Tujuannya, menyediakan akses terhadap air minum yang lebih sehat dan higienis bagi para santriawan dan santriwati.

Diketahui, pesantren yang didirikan dan dipimpin oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat, Prof DR KH Ma’ruf itu, memiliki kondisi air tanah yang kurang baik karena payau. Sebagai bagian dari misi perusahaan dalam rangka memberikan solusi bagi masyarakat, maka PT KTI membuat Arsinum dengan menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO) dan Ultra Violet (UV) di pesantren yang saat ini diasuh putra dari Prof DR KH Ma’ruf Amin yakni KH Ahmad Syauqi.

Hadir dalam kesempatan itu, Pemimpin dan pengasuh Pondok Penata Prof DR KH Ma’ruf Amin dan Drs KH Ahmad Syauqi, Komaris PT KTI HM Mardini, Direktur Pengembangan Usaha PT KTI Tatang Kusmara, Sekretaris Perusahaan PT KTI Jakaria, Kadiv PP dan TI Isa Rifa’i, Kadiv Perencanaan Korporat dan Teknologi Hikmah Widyanti beserta jajaran manajemen dan staf PT KTI serta pengurus Baitul Maal PT KTI.

Direktur Pengembangan Usaha PT KTI, Tatang Kusmara mengatakan, sebagai salah satu anak perusahaan PT Krakatau Steel, PT KTI berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR) yang dimiliki perusahaan. Tidak hanya Arsinum, PT KTI melalui lembaga baitul maal juga memberikan bantuan biaya pendidikan dan peralatan sekolah untuk 25 orang santri yatim piatu. “Semoga kami masih bisa terus berkontribusi untuk masyarakat dalam hal lainnya di waktu yang akan datang,” ujarnya.

Pemimpin Pondok Penata, Prof DR KH Ma’ruf Amin menyampaikan apresiasinya kepada PT KTI karena telah peduli kepada para santri dan masyarakat Pondok Penata. Menurutnya, masih banyak hal lain yang diperlukan untuk kelangsungan proses belajar-mengajar, diantaranya pembangunan prasarana dan sarana pendidikan. Termasuk juga program beasiswa yang menjadi penunjang kelangsungan belajar para santri.

“Penata didirikan sebagai bentuk komitmen untuk mendorong kemajuan Islam melalui jalur pendidikan. Menjadi wadah pencetak ulama yang berperan aktif bagi kemajuan bangsa. Juga sebagai wahana untuk membentuk agen-agen perubahan. Maka dari itu sumbangsih PT KTI tentu sangat pembantu,” katanya.       

Banten Raya, 21 November 2017

 Dilihat : 1188 kali